Sebanyak 420 Sekolah negeri dan swasta di Tanggamus Sudah mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas

Disdik Kab. Tanggamus

Rabu, 15 Sep 2021

47 Views

0 Comments

Sebanyak 420 Sekolah negeri dan swasta di Tanggamus Sudah mulai menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus Bpk Yadi Mulyadi ST,MM mengatakan, untuk tahap awal jumlahnya 420 ini. Nanti setelah dievaluasi, kemudian bisa bertambah lagi jumlah sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas.

"Nanti kami tahap evaluasi seminggu. Jadi, minggu ini dibuka 400 sekolah, minggu depan bisa dibuka  sekolah lagi," kata dia, Senin (13/9/2021).

Sekolah yang diperbolehkan menggelar PTM Terbatas adalah lokasi lingkungan sekolahnya berada di RW yang berstatus zona hijau dari Covid-19. Selain itu juga mendapatkan rekomendasi dari Monitoring Satgas yang melibatkan semua OPD terkait seperti Dinkes, Satpol, dan Dishub," katanya.

Dalam PTM Terbatas ini, hanya 50% dari jumlah siswa dalam satu kelas yang diperbolehkan setiap harinya. Lalu, hanya diperbolehkan mengikuti sebanyak seminggu tiga sekali.

Siswa yang mengikuti PTM Terbatas di sekolah harus mendapatkan izin dari wali muridnya melalui surat pernyataan.

Selain memberikan izin melalui surat pernyataan, orang tua harus memastikan bahwa kondisi anak didiknya dalam kondisi sehat.

"Nanti orang tua mengantar jemput anaknya di tempat yang telah ditentukan. Lalu, orang tua segera kembali agar tidak terjadi kerumunan," kata Bpk Yadi Mulyadi ST,MM

Adapun jika ada siswa yang mengalami sakit atau memiliki gejala Covid-19, pihak sekolah yang bekerjasama dengan Puskesmas langsung memberikan penanganan isolasi pada murid tersebut.

"Di sekolah, kami siapkan ruang khusus untuk murid yang sakit," kata Bpk Yadi Mulyadi ST,MM.

Bpk Yadi Mulyadi ST,MM menambahkan, dalam sehari PTM hanya berlangsung selama dua jam pembelajaran.

Mata pelajaran yang diberikan pihak sekolah pun dapat meningkatkan imunitas para siswa.

"Sifatnya masih adaptasi. Jadi, kegiatan lapangan itu tidak ada. Siswa senang-senang dulu, meningkatkan imun," kata Bpk Yadi Mulyadi ST,MM. (Adm)